Kepada sang pemilik hidup
Penguasa mazbah-mazbah kehidupan
Sembah sujud kami hanturkan
Kala gemuruh jantung berdegup
Di sela pilar-pilar singgasana
Sendi-sendi kehidupan dirobohkan
Suara kami dirampas
Habis tak menyisakan bekas
Kemana kami mengadu?
Sedang mulut terkunci
Kepada siapa kami percaya?
Sedang hati jadi lara
Hingga napas mencekik relung hati
Jiwa tinggal remah-remah
Nak mengais belas kasih
Sedang di altar raja sibuk berdansa
Kami tak mengerti demokrasi
Tak tahu faedah konstitusi
Tak paham jua undang-undang
Yang kami tahu pancasila
Pun pancasila jadi remah seperti jiwa
kami
Lalu hanya padamulah kami berpegang
hidup
Hingga kami membusuk dikepung belatung
Biarlah remah-remah jiwa kami bersujud
NR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar