1.
Cermati percakapan
berikut!
Anto :“Wan, apakah
kamu sudah mengerjakan PR Matematika?”
Iwan : “Belum, aku
masih bingung.” (sambil menggaruk
kepala)
Anto :”Mengapa harus
bingung? Apa ada yang kurang paham?”
Iwan :”....”
Anto :”Baiklah, mari
kita kerjakan PR Matematika itu bersama-sama.”
|
Kalimat yang tepat untuk
melengkapi kutipan drama tersebut adalah ...
A.
Aku malas mengerjakannya.
B.
Maukah engkau membantuku?
C.
Tolong kamu kerjakan PR Matematikaku.
D.
Tugas ini membuatku pusing.
E.
Engkau pasti tidak mau membantuku.
2.
Cermati cerita berikut!
Teman saya, Fakir,
berkaca mata tebal (kadang) sangat menyebalkan. Dengan bentuk tubuh tinggi
dan gigi depan yang pecah, ia terbilang bukan orang yang tampan. Setiap
keberhasilan dan kebahagiaan orang lain, selalu diberi komentar oleh Fakir.
Pokoknya kalau tidak berburuk sangka, ia cenderung melecehkan lawan bicaranya
atau sahabat-sahabatnya. Begitulah Fakir.
|
Amanat yang dapat diambil dari
cerita tersebut adalah ...
A.
Jangan berprasangka buruk terhadap keberhasilan
orang lain!
B.
Orang yang suka meremehkan orang lain biasanya
sombong!
C.
Orang pendiam belum tentu ia bodoh!
D.
Hendaklah ramah tamah dalam bergaul!
E.
Janganlah pura-pura cemburu terhadap keberhasilan
orang lain!