Dentang jam berbunyi dalam
sunyi
Kita tertawa dan hati terus
bernyanyi
Kaulihat aku bersedih (aku
baik-baik saja)
Kaulihat aku menangis (aku
baik-baik saja)
Berapa banyak hal yang kita
lalui?
Begitu banyak kenangan yang
kita miliki
Sudah terlalu banyak waktu
terlewati
Canda, tawa, luka, bahkan air
mata
Sirna dan pada akhirnya kehabisan
kata
Bohong kalau aku menyukaimu
Bohong kalau aku
menginginkanmu
Aku bukan seorang yang
mendambakanmu
Aku hanya roh yang
mencintaimu
Memandang parasmu dari dekat
Menyentuh ragamu dengan lekat
Kaulihat aku bersedih (aku
baik-baik saja)
Kaulihat aku menangis (aku
baik-baik saja)
Remah-remah jiwaku terendam
kesedihan
Memanggil namamu dengan suara
tertahan
Rasa sakit itu muncul karena
kebohongan
Ini seperti sebuah titik di
ujung pandang
Samar dan pada akhirnya
menghilang
Trauma menyentuh hatiku
Trauma memeluk cintaku
Ini bukan karena bulir
kesedihan di sisiku
Ini karena hancur jadi
jawaban untukku
Aku mengulangi kesalahan yang
sama
Tak ada yang lebih buruk dari
pengecut
Kaulihat aku bersedih dan aku
menangis
Kukatakan padamu, aku
baik-baik saja
NR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar