Musik

Sabtu, 26 November 2016

Contoh Soal Pantun



1.      Anak ayam berpulu-puluh
Buat barisan di tepi jalan
[...]
[...]

Isian yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah …
  1. Sebagai alat penerang jalan Malam hari pancarkan suluh
  2. Tuntut ilmu bersungguh-sungguh Sebagai bekal hari kemudian
  3. Pakai baju jangan lusuh Pakai celana jangan kesopanan
  4. Obat ini sangat ampuh Dijual di pinggir trotoar
  5. Tuntut ilmu bersungguh-sungguh Satu jangan ketinggalan
2.      Bacalah pantun berikut!
Anak ayam turun delapan
Mati satu tinggalah tujuh
Hidup ini penuh cobaan
Tetapi tidak boleh mengeluh

Isi puisi lama (pantun) di atas adalah
  1. Nasihat agar siswa tidak banyak mengeluh meskipun hidup penuh cobaan
  2. Ajakan untuk menerima segala cobaan hidup dengan senang
  3. Menginformasikan bahwa hidup itu memang penuh dengan cobaan
  4. Nasihat untuk tidak banyak mengeluh dalam kehidupan sehari-hari
  5. Ajakan untuk menerima segala kejadian baik sedih maupun senang

3.      Ciri bahasa pantun adalah....
  1. menggunakan bahasa komunikasi dan bahasa kiasan
  2. menggunakan bahasa kiasan dan bahasa denotatif
  3. menggunakan bahasa kiasan dan bahasa sebenarnya
  4. menggunakan bahasa kiasan dan bahasa imaji
  5. semua jawaban salah
4.      Perhatikan pantun berikut!
Katak lompat di pinggir kali
Sambil bernyanyi merdu sekali
Hati riang tidak terperi
Ibunda datang membawa kari
Yang menunjukkan bahasa imaji berupa pendengaran adalah ...
  1. Katak lompat
  2. Di pinggir kali
  3. Hati riang tidak terperi
  4. Bernyanyi merdu sekali
  5. Ibunda datang

5.      Perhatikan pantun di bawah ini!
Kucing hitam halus bulunya
Kumis panjang putih warnanya
Geram sudah hatiku dibuatnya
Uang hilang, siapa pelakunya?

Makna pantun tersebut adalah ...
  1. mencari kucing yang hilang
  2. baru saja mendapat hadiah uang
  3. mencari seseorang yang mencuri uang
  4. perasaan kesal karena uangnya hilang
  5. bertanya pada pencuri uang

6.      Perhatikan pantun di bawah ini!
Menanam padi tumbuh ilalang
Hendaklah menanam jarang-jarang
Sedih hati melihat abang
Susah shalat bukan kepalang

Interpretasi pantun tersebut adalah ...
  1. seorang istri yang ditinggal pergi suaminya
  2. seorang bangsawan yang tidak mau shalat
  3. ibadah shalat sangatlah penting
  4. jika menanam padi harus jarang-jarang
  5. seorang perempuan yang bersedih karena pasangannya tidak pernah shalat

7.      Perhatikan pantun berikut!
Tak ada gading yang tak retak
Jika kau mau perhatikan
Tak akan penting harta banyak
Jika tak pernah buat amalan.

Makna peribahasa tak ada gading yang tak retak pada baris pertama pantun di atas adalah.…
  1. Tak ada gading yang sempurna
  2. Suatu kewajaran jika manusia melakukan dosa
  3. Tidak ada yang sempurna di dunia ini
  4. Tidak ada hal yang tak sempurna
  5. Jangan mudah percaya dengan keindahan yang sesaat

8.      Dari sekian ciri puisi lama, terdapat ciri penggunaan kata arkais. Yang dimaksud dengan kata arkais adalah….
  1. Ungkapan metafora
  2. Konotasi positif
  3. Konotasi negatif
  4. Perluasan makna kata
  5. Kata yang tidak pernah/jarang lagi digunakan

9.      Perhatikan penggalan pantun berikut!
Berburu ikan ke Selat Sunda
Dapat hiu bertaring macan
Isi yang tepat untuk melengkapi pantun di atas adalah.…
  1. Dalam hidup banyaklah berdoa// Agar hidup terasa nyaman
  2. Jalan-jalan ke Belanda// Bertemu saudara terasa aman
  3. Jika hidup tanpa kawan// Sepi terasa hati kasihan
  4. Neil Armstrong pergi ke bulan// Ayolah mari kita lanjutkan
  5. Mari hidup sederhana//Agar tua tidak sengsara

10.  Perhatikan susunan berikut!
Dimasak dari hasil meramu
Bangunlah pada pagi hari
Usir semua kemalasanmu
Makan nasi dengan ikan teri

Susunan yang tepat agar menjadi pantun yang baik adalah….
  1. 2-3-4-1
  2. 3-4-2-1
  3. 1-4-3-2
  4. 4-1-2-3
  5. 4-1-3-2

11.  Kuda zebra itu dua warna
Hitam putih selalu sama

Kalau bertumpuk tahulah rasa

Larik yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang pada pantun nasihat di atas adalah….
  1. Mari kita belajar bersama
  2. Baju kotor jangan disimpan sembarangan aja
  3. Setiap kejadian pasti ada hikmahnya
  4. Tetap semangat dan waspada
  5. Pekerjaan jangan ditunda-tunda

12.  Pergi ke toko membeli bedak
Sesampainya lupa bawa uang
Makan tak enak tidur tak nyenyak
Teringat akan dinda seorang

Maksud pantun di atas adalah .…
  1. Seorang yang tidak mau makan karena ingat seorang.
  2. Seorang yang membeli bedak dan lupa membawa uang.
  3. Seorang yang risau karena rindu kekasihnya.
  4. Seorang yang ingat dengan orang lain bernama Dinda.
  5. Seseorang yang galau akibat dikhianati kekasihnya.

13.  Asam kandis asam gelugur
Ketiga asam si riang-riang
... di pintu kubur
Teringat badan tidak sembahyang

Bahasa kias yang cocok untuk mengisi pantun di atas adalah ….
  1. Mayat meninggal
  2. Menangis mayat
  3. Mari doakan
  4. Mayat dibawa
  5. Mayat menunggu

14.  Kuda perang berpacu kencang
Kuda beban berjalan pelan
Maafkan aku berteriak lantang
Mohon maafkan segala kesalahan

Tafsiran pantun tersebut adalah ….
  1. Berhati-hati saat ada kuda berlari kencang
  2. Di daerah peperangan, kita harus menjaga diri
  3. Orang yang senang berteriak lantang seperti seekor kuda perang
  4. Orang yang khilaf memarahi seseorang harus segera meminta maaf
  5. Orang yang mempunyai kesalahan harus berteriak lantang

15.  Asam kadis asam gelugur
Ketika asam riang-riang
Menangis mayat dalam kubur
Teringat badan tidak sembahyang

Pesan yang hendak disampaikan dalam pantun tersebut adalah ....
  1. Kehidupan dunia ini akan berakhir dan kita akan meninggal dalam kubur.
  2. Jangan pernah berhenti untuk terus ingat tentang sembahyang.
  3. Kita harus selalu sembahyang agar tidak menyesal saat sudah meninggal nanti.
  4. Setiap orang akan merasakan kematian dan hidup dalam kubur.
  5. Kita akan mendapatkan balasan untuk sembahyang yang kita lakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar