Musik

Rabu, 14 Juni 2017

(Im)mature



Sebuah cinta yang kukira akan abadi kian menutup
Dan meskipun banyak teman yang meninggalkanku
Aku sudah tua jadi aku merasa aku sudah menjadi dewasa
Mengapa aku begitu cemas?

Lagi, hari ini, orang-orang terjebak di masa lalu
Dunia berjalan tanpa aku
Aku masih muda jadi aku merasa aku masih belum dewasa
Mengapa aku begitu bodoh?

Ketika aku pernah merasa bahagia meskipun tak punya apa-apa
Rasanya baru kemarin, ya, aku pikir aku sudah terlalu jauh
Aku tak ingat
Ini adalah yang pertama kalinya jadi aku canggung
Dan aku senang kenangan masa lalu masih terasa seperti mimpi
Dan aku tak tahu kemana tujuanku

Aku kan menyanyikan lagu ini dan aku kan kembali padamu
Jika aku bisa melihat cantiknya dirimu lagi
Aku kan mendengarkan lagu ini bersamamu dan menari tuk yang terakhir kalinya
Mengingat momen ini selamanya, jika perlu
Berdansa tuk yang terakhir kalinya

Aku menjadi cahaya yang redup dan hidup di antara bintang-bintang
Kau juga menjadi bintang dan kau melambai-lambai padaku
Apakah aku terlihat kesepian karena aku sendirian
Mengapa ini membuatku menangis?
Last Dance (BIGBANG)

Ada saatnya aku menjadi sedikit sensitif karena merasa orang-orang terdekatku tak sejalan denganku, seolah menghakimiku, dan tiba-tiba satu per satu mulai meninggalkanku. Aku pikir aku seorang yang dewasa, maka aku tak mengacuhkannya. Arghhh…mengapa aku begitu cemas?
Rol fillm kembali diputar, aku melihat orang-orang terjebak di masa lalu, entah kenapa, aku ingin menjadi salah satunya. Mereka menunjukan senyum yang sama seperti ketika masih muda. Bahagia. Ya, hanya bahagia, kerena tidak semua kebahagiaan memerlukan alasan. Aku pikir aku masih muda, maka tak masalah jika tak deawasa. Arghhh…mengapa aku begitu bodoh?

Dan…meskipun aku tak tahu kemana tujuanku, ketika masa lalu membawaku, aku ingin menemui diriku yang dulu, aku yang selalu bahagia meskipun tak memiliki apa-apa. Ya…aku akan mencoba untuk mengingatnya kembali seperti sebuah mimpi.

1991. Hey aku di masalu lalu, aku adalah dirimu dari masa depan. Aku akan menyanyikan sebuah lagu kesukaanmu dan melihat kecantikanmu. Karena aku sudah menemukanmu, mari mendengarkan lagu ini bersamaku dan menari untuk terakhir kalinya seperti waktu dulu. Kita berada di bawah langit yang sama, mengingat setiap kenangan yang kita ciptakan. Selama yang kaumau.

2017. Aku menjadi bintang tanpa cahaya. Hey aku di masa lalu, aku melihatmu begitu bersinar, cahayamu abadi. Kau tersenyum memanggilku, aku ingin datang kepadamu, tapi justru terjebak sendirian di langit mendung. Aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Arghhh…mengapa ini membuatku menangis?

Hey aku di masa lalu, aku melihatmu di bawah hujan menegakkan kepala dan tersenyum menikmati hujan menjamah tubuhmu. Ada air yang menetes dari pelapuk matamu, tapi hujan telah menyentuhnya, jadi tak ada yang melihat. Jejak kakimu meninggalkan warna merah segar dan berbau anyir, tapi hujan telah memeluknya, jadi tak ada yang menyadari.

Dan…meskipun aku masih tak tahu kemana tujuanku, ketika masa lalu dapat membawaku kembali, aku tetap ingin menemui diriku yang dulu, aku yang selalu bahagia meskipun tak memiliki apa-apa. Ya…kali ini aku akan benar-benar mengingatnya. Aku akan menyayikan kembali lagu kesukaanmu, mendengarkannya bersamamu, dan menari untuk mengingat setiap kenangan yang kita ciptakan. Selamanya jika perlu, bagiku tak mengapa aku terjebak di sini bersamamu.

Ini bukan tentang seseorang. Hey aku di masa lalu, tahukah kamu? Hujan adalah air mataku.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar