Bahasa
merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh manusia. Sebagai alat komunikasi,
bahasa merupakan hal yang arbitrer, unik, bermakna, konvensional, produktif,
universal, dan memiliki variasi. Oleh sebab itu, dengan bahasa, manusia dapat
menyampaikan pemikirannya.
"Jadilah manusia cerdas dan beretika, kalaupun tidak bisa keduanya, cukuplah bagimu menjadi manusia beretika"
Musik
Minggu, 17 April 2016
Minggu, 10 April 2016
Jumat, 08 April 2016
Rabu, 06 Januari 2016
Puisi Lama (Gurindam)
Gurindam karya siswa-siswi
SMAN 10 Samarinda
1. Anis
Fadilah
2. Arum
Sekar Kedhaton
3. Bonggo
Setyo Pribadi
4. Eldo
Esbyantoro
5. Farida
Septiani
6. Luh
Dwi Brihantari L.
Barang siapa yang tidak bertaubat
Maka dirinya disebut maksiat
Puisi Lama (Syair)
Syair
karya siswa-siswi SMAN 10 Samarinda
1. Rahmat
Ginanjar
2. Bagus
Fatric I.
3. Magfira
Dilaila
4. Very
Fitra Natra I.
5. Diva
Aurellia R.
Pada zaman sekarang
Tidak ada janji yang dipegang
Harga diri lebih rendah dari uang
Kaum kecil bernasib malang
Sabtu, 05 Desember 2015
Contoh Soal Puisi Lama, Pola Pengembangan Paragraf, dan Cerpen
Paragraf
berikut untuk soal nomor 1 & 2!
Alangkah
tercengangnya Haji Saleh karena di neraka itu banyak temanya di dunia
terpanggang panas, merintih kesakitan. Ia tambah tak mengerti lagi dengan
keadaan dirinya karena semua orang yang dilihatnya di neraka itu tak kurang
ibadahnya dari dia sendiri. Bahkan ada seorang yang telah sampai empat belas
kali ke Mekah dan bergelar Syeh pula. Lalu Haji Saleh mendekati mereka, lalu
bertanya kenapa mereka di neraka semuanya. Tetapi sebagaimana Haji Saleh,
orang-orang itu pun tak mengerti juga.
“Bagaimana
Tuhuan kita ini?” kata Haji Saleh kemudian. “Bukankah kita disuruh-Nya taat
beribadah, teguh beriman? Dan semua itu sudah kita kerjakan selama hidup kita,
tapi kenapa kita dimasukkan ke neraka.”
Jumat, 04 Desember 2015
Contoh Soal Kelas XII (Teks Cerita Sejarah)
Teks cerita sejarah berikut ntuk
soal nomor 1 – 9!
Sejarah Palang Merah Remaja (PMR)
(1) Pembentukan Palang Merah Remaja
dilatarbelakangi oleh terjadinya Perang Dunia I (1914 – 1918). (2) Pada waktu
itu Australia turut dalam Perang Dunia I tersebut. (3) Karena Palang Merah
Australia kekurangan tenaga untuk memberikan bantuan, akhirnya mengerahkan
anak-anak sekolah supaya turut membantu. (4) Mereka, anak-anak Australia,
diberi tugas-tugas ringan, seperti mengumpulkan pakaian-pakaian bekas, majalah-majalah,
serta koran bekas. (5) Anak-anak tersebut terhimpun dalam suatu badan yang
disebut Palang Merah Remaja.
(1)
Pada bulan April 1919, bertempat di gedung CERCLE NAUTIQUE, Perancis,
diselenggarakan Konferensi Kesehatan Internasional. (2) Konferensi tersebut diikuti
oleh berbagai negara. (3) Dalam konferensi itu, War Council, Ketua Komite
Bantuan untuk Korban Perang, mengajukan proposal tentang pembentukan Liga
Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang didukung oleh perwakilan
dari Palang Merah Perancis, Inggris, Italia, dan Jepang. (4) Sejak konferensi itu, gerakan Palang Merah Remaja menjadi
satu bagian dari perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. (5) Sesudahnya,
pada tahun 1960, dari 145 Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sebagian
besar sudah memiliki Palang Merah Remaja.
Di Indonesia pada Kongres PMI IV
tepatnya bulan Januari 1950 di Jakarta, PMI membentuk Palang Merah Remaja yang
dipimpin oleh Ny. Siti Dasimah dan Paramita Abdurrahman. Pada tanggal 1 Maret
1950 berdirilah Palang Merah Remaja secara resmi di Indonesia. Sebelumnya pada
awal pendirian bernama Palang Merah Pemuda (PMP) kemudian menjadi Palang Merah
Remaja (PMR).
Langganan:
Postingan (Atom)
