Musik

Rabu, 07 September 2016

Saudara: Adik Perempuan (Bagian 1)



Bagai pedang berkepala dua begitulah aku memaknainya. Satu sisinya bisa melukaiku kalau tak hati-hati menggunakannya. Sedikit saja salah gerakan, aku terluka. Sekali luka itu terbuka, butuh waktu lama untuk menyembuhkannya. Aku sangat membencinya. Cinta.
Awal Desember 2001. Mataku masih susah dibuka. Kalau bukan kekasihku membelai lembut pipiku, aku masih ingin bergulat dengan selimut tebalku, apalagi udara pagi ini benar-benar mencekat kulit putih pucatku. Kulihat kekasihku tersenyum lebar, seperti biasa, dia merengkuhku dalam pelukannya. Aku tahu, dia benar-benar menginginkanku.

Pasar Malam (Bagian 1)



Setelah cukup lama tidak menulis di blog, entah mengapa tiba-tiba saya ingin membuat ulasan mengenai Pasar Malam. Pasar malam seperti memiliki daya tarik tersendiri bagi saya. Tak peduli dilihat dari sudut pandang mana, saya menganggap pasar malam sebagai fenomena unik dan menarik untuk dibahas. Apalagi dengan semakin berkembang zaman – sepertinya sekarang telah mengarah ke zaman postmodernisme – pasar malam menjadi tempat yang tetap disukai banyak orang. Meski identik dengan status sosial masyarakat menengah ke bawah, keyataannya pasar malam seolah menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat.

Rabu, 13 Juli 2016

Latihan soal Bahasa Indonesia



1.      Orang tua disarankan, agar tidak secara langsung membantu mereka tetapi lebih mengarah kepada pemberian petunjuk.
Perbaikan ejaan dalam kalimat tersebut adalah …
a.       Di depan kata agar tanda koma (,) dihilangkan
b.      Kata orang tua penulisannya digabung
c.       Didepan kata tetapi harus memakai tanda koma (,)
d.      Di depan kata disarankan ditubuhi tanda titik dua (:)
e.       Kata tetapi seharusnya diganti dengan namum

Selasa, 28 Juni 2016

Lelembut



“Hari sudah gelap, lekas kita kembali ke kampung.”
“Kautakut?”
“Aku tak takut, aku hanya khawatir?”
“Apa bedanya takut dengan khawtir! Sudahlah, itu hanya mitos. Tak mungkin anak gadismu tak jadi kawin hanya karena kau bertemu dengan lelembut.”
 “Mudah kau berucap seperti itu karena semua anakmu lelaki!”
“Kaupanggil lelembut perempuan itu,” Aji Saka mencabut mandaunya, “biar kutebas lehernya dengan mandauku!”
Ayus mendengus kesal, “Kau pun tahu, cerita itu bukan sekadar mitos. Jika laki-laki bertemu lelembut perempuan penjaga hutan, kelak anak gadisnya selalu tak jadi kawin.”
 “Kalau itu maumu, pulanglah dengan berjalan kaki. Sampan itu milikku!”
Ayus memandang Aji Saka dengan pandangan jengah. Mandau diselipkan dipinggang, dijinjingnya ikatan rotan yang sejak pagi dia kumpulkan, tangan yang lain menenteng rebung rotan dan talas untuk istrinya.
***

Minggu, 15 Mei 2016

Aku Baik-baik Saja



Dentang jam berbunyi dalam sunyi
Kita tertawa dan hati terus bernyanyi
Kaulihat aku bersedih (aku baik-baik saja)
Kaulihat aku menangis (aku baik-baik saja)

Jumat, 13 Mei 2016

Contoh Soal Afiksasi




      1.    Penulisan kata gabung yang tepat terdapat dalam kalimat . . .
a.       Ia melanjutkan studi ke pasca sarjana Universitas Negeri Jakarta.
b.      Hal itulah yang melatar belakangi kegagalannya.
c.       Setiap hari Anto naik bus antar kota ke sekolah yang ia dambakan.            
d.      Rani belajar siangmalam untuk mencapai cita-cita.
e.       Obat antibiotik tidak boleh diminum tanpa resep dokter.