Musik

Kamis, 15 September 2016

Jenis-Jenis Paragraf


1.      Paragraf dengan tujuan deskripsi, pola isi klasifikasi, dan meletakan ide pokok secara induktif.
Batik Jawa Timur identik dengan pola yang besar-besar. Selain itu, motif yang ditampilkan lebih menggambarkan hewan dan tumbuhan. Untuk batik Jawa Tengah lebih menonjolkan pola geometris dengan komposisi warna yang atraktif dan pemilihan bahan yang halus. Meskipun begitu, motif batik Jawa Tengah juga terinspirasi dari tumbuh-tumbuhan. Batik Jawa Barat secara umum identik dengan motif alam, tumbuhan, dan binatang. Namun, batik Jawa Barat mulai mengadopsi motif batik dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Oleh Sebab itu, tidak heran jika pola batik Jawa Barat ada yang geometris dipadu dengan komposisi warna yang atraktif. Jelaslah setiap daerah di Pulau Jawa memiliki pola dan motif yang berbeda.

2.      Paragraf dengan tujuan deskripsi, pola isi sebab-akibat, dan meletakan ide pokok secara campuran.
Buku tulis adalah tumpukan lembaran kertas tipis dan halus, berbentuk segi empat menjadi pilihan untuk media menulis bagi pelajar. Kertas yang digunakan untuk buku biasanya tidak hanya memiliki tekstur yang halus, tetapi juga memilki berat yang ringan. Selain itu, kertas yang digunakan untuk buku tulis umumnya berwarna putih dan bersih. Hal ini bertujuan agar buku tulis mudah untuk digunakan sebagai media menulis. Namun, kini kertas yang digunakan untuk buku tulis telah beragam warna dan variasi. Oleh sebab itu, meski telah masuk era teknologi buku tulis tetap menjadi pilihan untuk media menulis bagi pelajar.

3.      Paragraf dengan tujuan argumentasi, pola isi proses, dan meletakan ide pokok secara campuran.
Jumlah penduduk Indonesia yang banyak tentu menyebabkan berbagai masalah, seperti kemiskinan, tingkat pendidikan yang rendah, bahkan pengangguran. Hal itu tentu memunculkan kesenjangan sosial. Oleh sebab itu, perlu langkah sistematis untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Langkah pertama, sebaiknya pemerintah meminimalisasi ledakan penduduk dengan menekankan program KB. Langkah kedua, setelah ledakan penduduk teratasi, pemerintah harus memperbaiki kualitas pendidikan. Hal tersebut penting untuk dilakukan sebab fondasi suatu negara terletak pada kualitas pendidikan SDM-nya. Setelah kualitas pendidikan diperbaiki, langkah terakhir, pemerintah dapat memperbaiki dan memperbanyak lapangan kerja yang mengutamakan SDM dari masyarakat Indonesia sendiri.
4.      Paragraf dengan tujuan persuasi, pola isi contoh atau ilustrasi, dan meletakan ide pokok secara induktif.
Dengan bentuk persegi, tipis, dan ringan membuat telepon gengam ini nyaman untuk digenggam. Selain itu, permukaan layar yang halus dan licin memberikan sensasi lembut ketika menyentuhnya. Pilihan warna merah muda yang dipadukan dengan warna emas sebagai casing belakang, sedangkan warna putih sangat serasi dengan layar, menegaskan bhawa telepon genggam ini didesain khusus untuk wanita. Ayo, segera milki telepon genggamelegan yang didisain khusus untuk wanita, seperti telepon genggam Oppo F1 Selfie Expert!

5.      Paragraf dengan tujuan deskripsi, pola isi akibat-sebab, dan meletakan ide pokok secara deduktif.
Sekarang parfum gel dengan aroma mawar perancis memilik banyak peminat. Hal ini disebabkan mawar perancis memiliki aroma khas yang lebih tajam dari aroma lain. Parfum gel aroma mawar perancis berbentuk gel ini tidak tersa lengket di kulit, meskipun gel lebih padat dari air. Selain itu, jika parfum terkena permukaan kulit akan memunculkan sensasi dingin. Tidak salah, jika mawar perancis dijadikan sebagai bahan parfum gel adalah inofasi yang tepat bagi produsen parfum.

6.      Paragraf dengan tujuan eksposisi, pola isi contoh atau ilustrasi, dan meletakkan ide pokok secara deduktif.
Pemerintahan Presiden Joko Widodo, Kabinet Kerja, telah memberikan beasisiwa kepada siswa-siswi di Indonesia sesuai dengan kreteria yang telah ditentukan. Beasiswa tersebut mulai diberikan pada tahun pembelajaran 2015/2016. Salah satu siswa yang mendapatkan beasiswa adalah siswa yang tidak mampu dari faktor ekonomi. Beasiswa tersebut diberikan untuk membantu siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi. Beasiswa yang diberikan berupa uang tunai sebesar 250.000 rupiah. Pemeberian uang tunai tersebut dilakukan setiap akhir bulan. Uang tersebut dapat digunakan sisiwa untuk memenuhi kebutuhan sekolah, seperti membeli buku penunjang pembelajaran ataupun perlengkapan sekolah.

7.      Paragraf dengan tujuan narasi (ekspositoris) dan meletakan ide pokok secara deduktif.
Laila Fatihah sejak kecil sudah diajarkan orang tuanya agar menyelesaikan masalah dengan musyawarah sehingga secara alami sifat demokratis dan jiwa kepemimpinan tumbuh pada dirinya. Wanita yang lahir di Kota Malang pada tanggal 5 September 1973 ternyata berasal dari keluarga sederhana dengan menjunjung tinggi musyawarah dalam kehidupan keluarga. Hal inilah yang menjadi bekal baginya untuk menggeluti dunia politik. Kemampuan itu juga yang membawa Laila aktif diberbagai organisasi. Tidak heran, jika Laila beberapa kali dipercayai oleh masyarakat untuk menjadi ketua dari Organisasi Wanita Peduli Lingkungan (WPL) Samarinda, humas dari Koperasi Pesantren Properti Indonesia (KPPI) Kalimantan Timur, bendahara dari Aliansi Pita Putih Indonesia (APPI) Kalimantan Timur, dan masih banyak lagi.

8.      Paragraf dengan tujuan narasi (sugestif) dan meletakan ide pokok secara campuran.
Tanpa berlama-lama, Madun langsung mengambil posisi duduk di pinggir meja kayu berbentuk oval. Meja yang terletak di tengah-tengah teras rumah. Kemudian diikuti oleh teman-temannya yang lain. Inilah yang mereka sebut KMO atau Konferensi Meja Oval. Madun sengaja mengumpulkan teman-temannya untuk rapat KMO. Mereka ingin membahas masalah yang sedang panas-panasnya di desa mereka. Kemudian mencari solusi yang mungkin dapat mengatasi masalah itu. Mereka mungkin bukan petinggi-petinggi desa atau orang-orang berpengaruh. Tapi mereka hanya ingin membantu menyelesaikan masalah yang ada di desanya atau hanya sekadar membahas layaknya para petinggi. Setidaknya itulah mimpi mereka, anak desa terpencil yang ingin menjadi petinggi negara.

9.      Paragraf dengan tujuan eksposisi, pola isi definisi, dan meletakan ide pokok secara deduktif.
Habitat adalah tempat suatu makhluk hidup tinggal dan berkembang biak. Pada dasarnya, habitat adalah lingkungan fisik di sekeliling populasi suatu spesies yang memengaruhi dan dimanfaatkan oleh spesies tersebut. Suatu habitat terdiri dari faktor fisik, seperti kelembaban, tanah, ketersediaan cahaya, kisaran suhu dan juga faktor biotik seperti adanya predator dan ketersediaan makanan.

10.  Paragraf dengan tujuan argumentasi, pola isi analogi, dan meletakan ide pokok secara campuran.
Otak manusia dapat diibaratkan seperti mesin. Mesin jika terus dipaksa untuk bekerja tanpa henti, maka pada akhirnya akan rusak. Sama halnya dengan otak manusia, otak manusia jika terus dipakai untuk berpikir tanpa istirahat, maka akan mengalami kelelahan dan pada akhirnya akan sakit. Oleh sebab itu, baik mesin maupun otak manusia sama-sama membutuhkan waktu untuk istirahat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar