1. Paragraf
dengan tujuan deskripsi, pola isi klasifikasi, dan meletakan ide pokok secara
induktif.
Batik Jawa Timur
identik dengan pola yang besar-besar. Selain itu, motif yang ditampilkan lebih
menggambarkan hewan dan tumbuhan. Untuk batik Jawa Tengah lebih menonjolkan
pola geometris dengan komposisi warna yang atraktif dan pemilihan bahan yang
halus. Meskipun begitu, motif batik Jawa Tengah juga terinspirasi dari
tumbuh-tumbuhan. Batik Jawa Barat secara umum identik dengan motif alam,
tumbuhan, dan binatang. Namun, batik Jawa Barat mulai mengadopsi motif batik dari
Jawa Timur dan Jawa Tengah. Oleh Sebab itu, tidak heran jika pola batik Jawa
Barat ada yang geometris dipadu dengan komposisi warna yang atraktif. Jelaslah
setiap daerah di Pulau Jawa memiliki pola dan motif yang berbeda.
2. Paragraf
dengan tujuan deskripsi, pola isi sebab-akibat, dan meletakan ide pokok secara campuran.
Buku tulis adalah
tumpukan lembaran kertas tipis dan halus, berbentuk segi empat menjadi pilihan
untuk media menulis bagi pelajar. Kertas yang digunakan untuk buku biasanya
tidak hanya memiliki tekstur yang halus, tetapi juga memilki berat yang ringan.
Selain itu, kertas yang digunakan untuk buku tulis umumnya berwarna putih dan
bersih. Hal ini bertujuan agar buku tulis mudah untuk digunakan sebagai media
menulis. Namun, kini kertas yang digunakan untuk buku tulis telah beragam warna
dan variasi. Oleh sebab itu, meski telah masuk era teknologi buku tulis tetap
menjadi pilihan untuk media menulis bagi pelajar.
3. Paragraf
dengan tujuan argumentasi, pola isi proses, dan meletakan ide pokok secara campuran.
Jumlah penduduk
Indonesia yang banyak tentu menyebabkan berbagai masalah, seperti kemiskinan,
tingkat pendidikan yang rendah, bahkan pengangguran. Hal itu tentu memunculkan
kesenjangan sosial. Oleh sebab itu, perlu langkah sistematis untuk
menyelesaikan permasalahan tersebut. Langkah pertama, sebaiknya pemerintah
meminimalisasi ledakan penduduk dengan menekankan program KB. Langkah kedua,
setelah ledakan penduduk teratasi, pemerintah harus memperbaiki kualitas
pendidikan. Hal tersebut penting untuk dilakukan sebab fondasi suatu negara
terletak pada kualitas pendidikan SDM-nya. Setelah kualitas pendidikan
diperbaiki, langkah terakhir, pemerintah dapat memperbaiki dan memperbanyak
lapangan kerja yang mengutamakan SDM dari masyarakat Indonesia sendiri.
4. Paragraf
dengan tujuan persuasi, pola isi contoh atau ilustrasi, dan meletakan ide pokok
secara induktif.
Dengan bentuk persegi,
tipis, dan ringan membuat telepon gengam ini nyaman untuk digenggam. Selain
itu, permukaan layar yang halus dan licin memberikan sensasi lembut ketika
menyentuhnya. Pilihan warna merah muda yang dipadukan dengan warna emas sebagai
casing belakang, sedangkan warna
putih sangat serasi dengan layar, menegaskan bhawa telepon genggam ini didesain
khusus untuk wanita. Ayo, segera milki telepon genggamelegan yang didisain
khusus untuk wanita, seperti telepon genggam Oppo F1 Selfie Expert!
5. Paragraf
dengan tujuan deskripsi, pola isi akibat-sebab, dan meletakan ide pokok secara
deduktif.
Sekarang parfum gel
dengan aroma mawar perancis memilik banyak peminat. Hal ini disebabkan mawar
perancis memiliki aroma khas yang lebih tajam dari aroma lain. Parfum gel aroma
mawar perancis berbentuk gel ini tidak tersa lengket di kulit, meskipun gel
lebih padat dari air. Selain itu, jika parfum terkena permukaan kulit akan
memunculkan sensasi dingin. Tidak salah, jika mawar perancis dijadikan sebagai
bahan parfum gel adalah inofasi yang tepat bagi produsen parfum.
6. Paragraf
dengan tujuan eksposisi, pola isi contoh atau ilustrasi, dan meletakkan ide
pokok secara deduktif.
Pemerintahan Presiden
Joko Widodo, Kabinet Kerja, telah memberikan beasisiwa kepada siswa-siswi di
Indonesia sesuai dengan kreteria yang telah ditentukan. Beasiswa tersebut mulai
diberikan pada tahun pembelajaran 2015/2016. Salah satu siswa yang mendapatkan
beasiswa adalah siswa yang tidak mampu dari faktor ekonomi. Beasiswa tersebut
diberikan untuk membantu siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi. Beasiswa
yang diberikan berupa uang tunai sebesar 250.000 rupiah. Pemeberian uang tunai
tersebut dilakukan setiap akhir bulan. Uang tersebut dapat digunakan sisiwa untuk
memenuhi kebutuhan sekolah, seperti membeli buku penunjang pembelajaran ataupun
perlengkapan sekolah.
7. Paragraf
dengan tujuan narasi (ekspositoris) dan meletakan ide pokok secara deduktif.
Laila Fatihah sejak
kecil sudah diajarkan orang tuanya agar menyelesaikan masalah dengan musyawarah
sehingga secara alami sifat demokratis dan jiwa kepemimpinan tumbuh pada
dirinya. Wanita yang lahir di Kota Malang pada tanggal 5 September 1973 ternyata
berasal dari keluarga sederhana dengan menjunjung tinggi musyawarah dalam
kehidupan keluarga. Hal inilah yang menjadi bekal baginya untuk menggeluti
dunia politik. Kemampuan itu juga yang membawa Laila aktif diberbagai
organisasi. Tidak heran, jika Laila beberapa kali dipercayai oleh masyarakat
untuk menjadi ketua dari Organisasi Wanita Peduli Lingkungan (WPL) Samarinda,
humas dari Koperasi Pesantren Properti Indonesia (KPPI) Kalimantan Timur,
bendahara dari Aliansi Pita Putih Indonesia (APPI) Kalimantan Timur, dan masih
banyak lagi.
8. Paragraf
dengan tujuan narasi (sugestif) dan meletakan ide pokok secara campuran.
Tanpa berlama-lama,
Madun langsung mengambil posisi duduk di pinggir meja kayu berbentuk oval. Meja
yang terletak di tengah-tengah teras rumah. Kemudian diikuti oleh
teman-temannya yang lain. Inilah yang mereka sebut KMO atau Konferensi Meja
Oval. Madun sengaja mengumpulkan teman-temannya untuk rapat KMO. Mereka ingin
membahas masalah yang sedang panas-panasnya di desa mereka. Kemudian mencari
solusi yang mungkin dapat mengatasi masalah itu. Mereka mungkin bukan
petinggi-petinggi desa atau orang-orang berpengaruh. Tapi mereka hanya ingin
membantu menyelesaikan masalah yang ada di desanya atau hanya sekadar membahas
layaknya para petinggi. Setidaknya itulah mimpi mereka, anak desa terpencil
yang ingin menjadi petinggi negara.
9. Paragraf
dengan tujuan eksposisi, pola isi definisi, dan meletakan ide pokok secara
deduktif.
Habitat adalah
tempat suatu makhluk hidup tinggal dan berkembang biak. Pada
dasarnya, habitat adalah lingkungan fisik di sekeliling populasi
suatu spesies
yang memengaruhi dan dimanfaatkan oleh spesies tersebut. Suatu habitat terdiri
dari faktor fisik, seperti kelembaban, tanah, ketersediaan cahaya, kisaran suhu
dan juga faktor biotik seperti adanya predator dan ketersediaan makanan.
10. Paragraf
dengan tujuan argumentasi, pola isi analogi, dan meletakan ide pokok secara campuran.
Otak
manusia dapat diibaratkan seperti mesin. Mesin jika terus dipaksa untuk bekerja
tanpa henti, maka pada akhirnya akan rusak. Sama halnya dengan otak manusia,
otak manusia jika terus dipakai untuk berpikir tanpa istirahat, maka akan
mengalami kelelahan dan pada akhirnya akan sakit. Oleh sebab itu, baik mesin
maupun otak manusia sama-sama membutuhkan waktu untuk istirahat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar