Musik

Selasa, 09 Desember 2014

Rongga Kehidupan Manusia, Agama Penyusun Kesatuan Kita


Karya: Zhangswe Ariandina Putri
Juara II lomba menulis Esai 2014 yang diselenggarakan oleh BNPT

       Indonesia adalah sebuah Negara yang kaya akan pulaunya bak zamrud khatulistiwa. Membentang dari Sabang sampai Merauke. Tak hanya itu saja, namunjuga berlimpah ruah kekayaan sumber daya alamnya .Hal itulah yang menjadi suatu nilai estetika dari negeri seribu candi tersebut.Sejak zaman nenek moyang terdahulu, Indonesia sudah ramai disinggahi oleh pedagang-pedagang asing yang berlabuh untuk mencari rempah-rempah.Mulai dari pedagang Arab, Gujarat, Cina, India, bahkan bangsa eropa yang pada akhirnya menjajah bangsa ini hanya untuk memburu dan memonopoli rempah-rempah tersebut. Indonesiapun  menjadi jalur perdagangan bolak-balik karena letaknya yang geografis hingga disebut jalur sutra.

Jumat, 19 September 2014

Terima Kasih Tuhan

Karya: Vicki Kurniawan
Juara Harapan I Cipta Cerpen Tingkat Provinsi 
Pagi hari menyambut sadarnya sepasang kekasih dari mimpi mereka. Kabut yang menyelimuti  indahnya alam sekitar seakan menyembunyikan rahasia akan apa yang terjadi nanti. Tetesan embun mulai berani menutup dinginya malam yang berganti dengan hangatnya matahari pagi.
 Rumah kecil di tengah padang rumput dan ditumbuhi pohon yang tak mau berdekatan satu sama lain,  berbunga hanya musim semi dan berbatasan dengan hutan yang tak begitu lebat membuat tempat ini seperti negeri dongeng. Rumah ini sudah menjadi saksi hangatnya sebuah cinta yang berkembang layaknya bunga musim semi.
Sang wanita bangun dengan perasaan yang amat sedih sedangkan sang pria bangun dengan perasaan khawatir, pasrah, dan sedih yang mendalam karena harus berpisah dengan istrinya dikarenakan angin kehancuran yang membawanya pada pertikaian antar umat manusia, dan ia  yang hanya digunakan para elit politik untuk menciptakan kengerian di medan laga yang menghancurkan semua nurani yang melihatnya.
“Martha aku akan pergi hari ini menuju padang rumput di seberang lembah ini untuk melanjutkan memimpin pasukanku ke medan perang, tolong doakan aku agar hari ini jiwa yang lemah dapat kembali menjadi singa.”

Selasa, 26 Agustus 2014

Guru, Kaulah Inspirasiku



Menuju Sosok Guru Cerdas yang Mengerti Siswa untuk Lebih Baik
Oleh: Rizali Aulia Rahman

Pejabat negara, polisi, tentara, bahkan seorang presiden pun dapat berhasil mencapai yang mereka impikan saat kecil tak lepas dari campur tangan seorang pahlawan, pahlawan tanpa tanda jasa, pahlawan yang menjadi tiang fondasi, pembangun generasi masa depan suatu bangsa, yaitu guru.  Tak heran bila Kaisar Jepang pun saat membangun negaranya setelah terkena bom atom oleh negara sekutu mencari guru yang tersisa untuk kembali membangun Jepang sampai sekarang menjadi Macan Asia.

Jumat, 22 Agustus 2014

Kapal Kerang



Karya: Yulan Cahya (Juara I Cipta Cerpen Tingkat Provinsi Kaltim)

            Aran tahu benar ayahnya adalah seorang Tentara Angkatan Laut, dan ayahnya meninggal pada saat bertugas. Banyak versi cerita mengenai ayahnya. Ada yang mengatakan ayahnya terkena peluru nyasar, ada juga yang mengatakan ayah tenggelam saat badai, bahkan ada yang mengatakan ayah pergi ke pulau lain dan tidak pernah kembali ke pulau asalnya karena sudah memiliki keluarga baru di sana. Yang terakhir ini paling tidak diyakini kebenarannya, Aran menyangka mungkin itu hanya pemikiran dari orang-orang yang tidak suka dengan ayah.
            Kejadian mengenai ayah ini terjadi saat Aran berumur enam bulan di dalam kandungan ibu. Aran tidak tahu apa-apa. Yang dia tahu hanya saat dia berhasil melihat dunia hanya senyum lelah ibu yang mengisi hari-harinya. Sampai dia berumur lima tahun dan mulai mengerti kalau sosok di dalam hidupnya berkurang satu.
            Aran masih ingat, siang itu setelah pengambilan raport dia pulang ke rumah sambil menangis. Bukan karena nilai raportnya jelek. Tapi karena raportnya belum bisa diambil sebab orangtuanya tidak datang untuk mengambil. Sementara teman-teman yang lainnya kebanyakan pergi mengambil raport bersama ayahnya, Aran hanya bisa menyaksikan pemandangan itu dengan pilu. Ada yang setelahnya langsung dimarahi ayahnya karena nilai raportnya jelek, ada juga yang langsung dipeluk ayahnya dan dijanjikan akan diberi hadiah karena nilainya bagus. Aran pun pulang dengan wajah penuh bekas air mata yang menganak sungai. Ibu yang harus menjaga toko seharian akhirnya mengalah untuk menutup tokonya demi mengambil raport Atan.
            “Bu, enak ya kalau punya ayah,” kata Aran setelahnya dan membuat ibu langsung terdiam dan hanya bisa memeluk erat tubuh kurusnya.
***

Jumat, 20 Juni 2014

Ungkapan

Sumber: Google

Cinta itu Sederhana



“Apakah cinta itu?”
“Emmm, cinta itu ketika merasakan suka dan saling sayang.”
“Cinta itu, seperti apa, ya?”
“Hahhh, cinta itu air mata!” (Ambil saputangan, seka air mata)
“Apa yang kamu ketahui tentang cinta?”
“Hufttt, saling menjaga karena saling membutuhkan.” (Kedip-kedip)
“Cinta, apa pendapatmu mengenai cinta?”
“Cinta itu pengorbanan.”
“Cinta, bagaimana menurutmu?”
“Cinta itu kebohongan, cinta itu luka, cinta itu pengkhianatan, (membanting gelas, lalu masuk kamar), “cinta itu menyayat hati dan jiwa!” (Tak lama, terdengar aneka bunyi hasil dari berbagai macam barang yang dibanting dengan sadis).
“Menurut kamu, cinta itu seperti apa?”
“Pertanyaan mudah, tapi sedikit rumit. Cinta itu rumit untuk dijelaskan!”
“Bisakah Anda mendekripsikan tentang cinta?”
“No coment.” (Sok ngartis)
***

Kamis, 24 April 2014

Musuhmu, Sahabatmu




Di dunia ini ada dua jenis sahabat. Pertama, sahabat yang menampakan wujudnya sebagai seorang sahabat. Kedua, sahabat yang menjelma sebagai seorang musuh. Sahabat pertama bersikap baik padamu. Dia mengasihimu, mendukungmu, mengingatkanmu, dan selau ada untukmu. Akan tetapi, dia tidak menjadikanmu seorang yang tangguh. Sedangkan sahabat kedua bersikap sebaliknya. Dia membencimu, mengkritikmu, bahkan mencelakaimu. Meskipun tidak pernah mengasihimu, tapi dia yang menjadikanmu sebagai manusia tangguh dengan mental sekuat baja dan semangat yang terus berkorbar.

Jumat, 04 April 2014

Harmoni Fitnah



Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, fitnah diartikan sebagai perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yang disebarkan dengan maksud menjelekan orang (seperti menodai nama baik, merugikan kehormatan orang). Di dalam kehidupan bermasyrakat, khususnya muslim, perbuatan fitnah dianggap tindakan yang lebih kejam daripada pembunuhan. Ancaman dosa yang tidak main-main diberikan kepada seorang yang tega melakukan fitnah terhadap saudara sesama muslim. Ya, itulah gambaran fitnah.

Minggu, 23 Maret 2014

Aku Tahu!



Aku tahu
Dia yang kini telah terbujur kaku
Meringkuk di anatara kelembapan dan kegelapan
Aku tahu
Dia yang kini tinggal tulang-tulang terabaikan
Merintih di antara kesunyian dan kenistaan

Jumat, 21 Maret 2014

Sebatang Pohon Tua



Sebatang pohon tua menari gemulai
Daunnya berdesir sedang bernyanyi
Dahannya melambai-lambai memanggilku
Terus tersenyum menggodaku
Untuk mendekat dan semakin mendekat

Kata Kakek



Kata kakek
Kalau aku besar nanti, aku tak perlu sekolah tinggi-tinggi
Aku tak perlu pendidikan tinggi
Kata kakek
Kalau aku besar nanti, aku jadi pengrajin kursi
Membuat kursi untuk tikus-tikus berdasi

Senin, 17 Maret 2014

Guru adalah Model dalam Implementasi Pembelajaran



            Guru layaknya seorang model yang harus tampil memesona, tidak hanya ketika di panggung, tapi di setiap kesempatan. Semakin menarik kesan yang ditampilkan oleh seorang model, maka semakin banyak pula orang yang mengagumi dan menjadikannya sebagai panutan.  Entah panutan untuk gaya busana, gaya riasan, gaya rambut, atau pun sekadar gaya berjalan. Sama seperti model, guru pun harus tampil memesona di hadapan siswa-siswinya, tidak hanya ketika di kelas, tapi di setiap kesempatan. 

Minggu, 16 Maret 2014

Musik Menyatukan Jutaan Manusia



Musik bagaikan seorang mentalis yang memiliki kekuatan untuk menghipnotis seseorang. Jika seorang mentalis dapat dengan mudah memberikan sugesti, maka musik pun juga dapat melakukan hal yang sama. Betapa dahsyatnya kekuatan musik, musik mampu menyatukan jutaan manusia di dunia. Musik dengan mudah memberikan sugesti hingga kinerja otak dengan mudahnya dapat leluasa dikendalikan.

Rabu, 05 Maret 2014

Berakit-rakit Dahulu, Berenang-renang Kemudian


"Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan, sayang engkau tak duduk di sampingku kawan. Banyak cerita yang mestinya kau saksikan di tanah kering bebatuan..." Sepenggal lagu yang di popularkan oleh Ebiet G. Ade ini, mungkin cukup untuk mendeskripsikan suara hati anak-anak pinggiran. Anak-anak yang memiliki semangat juang tinggi untuk terus memperoleh pendidikan yang layak, namun tampaknya semangat juang itu masih jauh dari kata “berhasil”.